Postingan

Menampilkan postingan dengan label Indonesia

Potret Pergerakan Mahasiswa Korsel Tahun '87 (Sebuah Refleksi)

Gambar
Peran Mahasiswa Dimana-mana Sepertinya Sama (dulu) Sebuah kesimpulan yang sekelebat muncul setelah nggak sengaja nonton sebuah K.movie hari ini. Film tersebut adalah "1987: When The Day Comes", film yang pertama rilis Desember 2017 --Film yang dari posternya aja udah keliatan serius. Ya, siang tadi buka laptop awalnya mau ngerjain sesuatu.. *ya, niatnya biar produktif gitu. Tapi ternyata nyangkut disebuah folder.. yang isinya film tadi. Ngerasa kok kayaknya aku belum pernah nonton film ini, akhirnya tujuan awal buka laptop berubah.. jadinya nonton film! Awal muter film, terus lihat durasinya, agak wegah - malesin, ya 2jam lebih abisnya -meskipun lebih dikit doang. Tapi, ku coba bertahan.. dengan agak skip-skip di awal, haha.  Ya, makin masuk, alurnya makin rumit.. jadi nggak bisa di skip-skip. Apalagi tokohnya juga satu-persatu masuk, makin banyak... Jujur aja, sebenernya dengan sekali nonton, terus disuruh cerita lagi secara utuh tiap babak dari itu film tentang ...

Gibberish Talking on National Education Day

2nd of May. We, Indonesian, use to commemorate the birth date of Ki Hajar Dewantara as our National Education Day. Well, talking about education. There are so many thoughts that come through my mind. I try to let them go; forget them. But, I can't. They keep floating in my head. So let me just spill some of them here. ### Education is essential for someone's life. Good Education what I mean is... I don't really know --and I don't care what the true definition of the word education is... But in short, through education, human are objected to be more humane. But during my several years being someone who tries to get educated --formally (student - I've been a student for almost 15 years?!!!), I --unfortunately found that I haven't reached that point.  Ya, in my society, going to school is one of the ways you've to take, if you want to be called as "educated person". The more higher title you got from your formal education, the more Approval you'll...

Sebuah Refleksi di Hari Kartini

Gambar
Perempuan sebagai pendukung peradaban! Bukan, bukan karena perempuan dianggap lebih baik, namun karena saya yakin dari perempuanlah perubahan besar dapat dimulai (...) Dari perempuan, seorang anak mendapat pendidikan pertama. Di pangkuan seorang ibu seorang anak belajar merasa, berpikir, dan berbicara (...) Dan bagaimana para ibu dapat mendidik anaknya jika mereka tidak terdidik? Sepenggal Kisah Kartini Di atas adalah sepenggal surat yang ditulis Kartini  kepada R M Abendanon-Mandri bertanggal 21 Januari tahun 1901. R.A Kartini, sosok pahlawan Indonesia yang termasyur sebab kegigihannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Salah satunya adalah mengenai hak untuk mendapatkan pendidikan. Menengok sebentar ke masa perjuangan Kartini, ketika itu memang perempuan adalah sosok yang “di anak tiri-kan” oleh tradisi Jawa. Seperti yang dialami oleh dirinnya sendiri. Sosok yang terlahir  di Jepara pada 21 April 1879 ini tidak mendapat kesempatan...

Perkembangan Studi Islam di Indonesia #Bagian II

Pada postingan sebelumya, mengenai perkembangan studi Islam di Indonesia masih membahas mengenai bagaimana studi Islam dibilang mengalami sebuah kemajuan -faktor-faktor yang mempengaruhi kemajuannya.  Namun, pada bagian ini akan membahas hal yang berlawanan dengan sebelumnya, karena memang nyatanya semua tidak akan selalu berjalan dengan mulus.  Banyak pula faktor mempengaruhi   situasi yang ada dan mungkin justru berpotensi menciptakan kemunduran dalam studi Islam yang telah ada. Pertama adalah karakter penduduk Indonesia saat ini. Kemajuan teknologi dan arus globalisasi merupakan sesuatu yang tidak bisa dibendung. Semua masyarakat di belahan dunia pasti mau tidak mau pasti merasakannya, termasuk Indonesia. Akan tetapi sangat disayangkan, masyarakat kita saat ini banyak yang terlena akan kemajuan teknologi yang ada,    terutama para generasi muda.  Produk-produk kemajuan teknologi seperti internet, media sosial, dan lain sebagainya, yang ...

Mengintip Perkembangan Studi Islam di Indonesia

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama muslim, “Studi Islam” merupakan hal yang sangat lumrah dilakukan oleh masyarakat kita. Ya, seperti namanya, “Studi Islam” memiliki obyek kajian seluruh aspek yang berkaitan dengan Islam, mulai dari level/tingkat wahyu berupa nash, hasil pemikiran para ulama, sampai pada level praktek yang dilakukan masyarakat muslim. [1] Namun faktanya, seiring perkembangan zaman, ternyata pemaknaan akan Studi Islam juga mengalami perkembangan. Pada masa sebelumnya, studi Islam di Indonesia dimaknai sebagai studi yang objek kajiannya hanya berkaitan dengan hal-hal yang normatif –ibadah murni, kurang memperhatikan bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat –sosial,ekonomi,dan sebagainya juga termasuk dalam objek studi Islam. Kini Studi Islam mulai mencapai fase bagaimana seharusnya sebuah studi Islam seperti pengertian diatas. Salah satunya terbukti dari banyaknya pihak yang melakukan pengkajian fenomena-fenomena sosial yang terjadi di masyarakat dew...

Today's Breakfast : BURYAM

Gambar
Hari Minggu, hari libur...  It's time to have some refresh !!! Ya, gak melulu harus berlibur ke suatu tempat yang ujung-ujungnya keluar duit banyak yang ujung-ujungnya malah bikin sedih. Gak jadi refresh.. nah, kalo aku pribadi sih, one of way to refresh my body and mind is by eating. Ya, I love eating!! Jadi, misal lagi ngerasa bad mood, i decide to eat something i want to eat or something i like. Ya, dan itu nggak berarti aku bakal beli makanan yang super mewah dan mahal di tempat-tempat yang instagram-able gitu.  It's simple. just eat. apa yang ada, yang penting itu ngerasa bikin aku feel better. Seperti hari ini, pagi-pagi udah ada yang ngajak aku ke Sunday Morning aka SUNMOR. Buat kalian yang berdomisili di Yogyakarta, terutama di Sleman, itu tempat yang gak asing banget. Ya, kalo sepemahamanku Sunmor itu sebenernya semacam area car free day, tapi ya nggak free dari car banget. haha.. banyak sih orang olah raga disana, jogging, sepedaan.. Tapi yang gak kalah banyak...

Awal Masuknya Islam : Dakwah dan Perdagangan

Gambar
"Dakwah Melalui Jalur Perdagangan pada Masa Masuknya Islam di Indonesia" sumber : https://3.bp.blogspot.com/ Nabi Muhammad Saw terlahir di dunia ini sebagai salah satu utusan Allah dengan misi untuk menyebar luaskan ajaran agama Islam. Hal itu ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya, QS. al-Anbiya: 107, yang artinya “Dan tidaklah engkau (Muhammad) diutus ke muka bumi ini kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta berarti tidak mengenal dimensi ruang dan waktu. Kapan saja, dimana saja, akan seperti itulah Islam, menjadi sebuah rahmat untuk siapa saja. Sehingga, meskipun Rasulullah Saw telah wafat sejak berabad-abad yang lalu, semangat dalam menyebarkan agama Islam tidak pernah padam. Hal ini dapat dibuktikan, salah satunya adalah dengan fakta bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penganut agama Islam terbanyak di dunia. Hal tersebut dapat diartikan meskipun Rasulullah Saw., tidak sempat secara lang...